seorang Ibu yang saya mengenalnya karena beliau adalah teman
sekolah mesti tidak seangkatan, duduk di sampingku ketika taklim baru saja akan
di mulai, kemudian beliau mencolekku dengan tatapan ingin curhat, dalam hati,
wah bakal gagal nie merangkum materi, bukan seudzhon tapi beberapa pengalaman
bersamanya membuatku berpikiran seperti itu, mulai lah mengalir cerita-cerita
tentang kondisinya dan rumah tangganya hancur, aku beberapa kali memberi kode
halus dengan harapan beliau faham aku lagi ingin fokus, tapi tetap gagal.. karna
di sisi lain aku begitu kaget dengan berita nya, akhirnya dengan terpaksa aku
memilih fokus mendengarkan curhatnya karna air mata mulai mengalir dari bola
matanya yang menjadi indah dengan polesan celak hitam pekat, mencoba untuk menguatkan,
aku yang tadi gak fokus mendengar curhatannya bertanya apa sebab memilih
berpisah ? ternyata inti permasalahan adalah pada materi dan komunikasi.
Sepanjang jalan pulang aku berpikir…
Itu mungkin yang di sebut tidak menerima kekurangan
pasangan…
Tidak bersyukur…
Padahal, kitapun makhluk dhoif dengan selaksa kekurangan,,
Naudzubillahimindzalik…
Istri…
Itu gelar kita dari setelah akad nikah..
Bagaimana kita menjaga izzah kita sebagai seorang istri…
Mestinya kita malu ya? Jika menuntut pada suami
Karna suami yang kau pilih karna agamanya paling faham
terhadap kewajibannya sebagai imam bagi anak dan istrinya,
Pernikahan memang luar biasa…
Jelang 12 tahun usia pernikahanku, ternyata tidak serta
merta aku dapat predikat tingkat mahir sebagai seorang istri, syetan begitu
kerja keras menggoda, mesti selalu tengok nasihat tentang fitroh ku sebagai
seorang istri, agar kita bisa selamat dunia dan akhirat,,.

Dalam
Al-Qur’an surah
Annur ayat 26, “Kita mesti menjaga fitroh kebaikan kita,”
Dalam Qs.An-nisa ayat
34, “kita harus menjaga ketaatan kita kepada Allah SWT”
Udah gitu kita sebagai seorang istri di dalam Hadits Riwayat
Al-Hakim dan At Tirmdzi, adalah sosok yang gampang masuk syurga, masya Allah
kan?
“seorang istri yang
ketika suaminya wafat meridhoinya , maka, dia (istri) akan masuk syurga”.
Gampang banget masuk syurga , itu jika kita taat dan menjaga
izzah kita, terdengar mudah tapi di jalaninya luar biasa.
Semoga kita semua bisa mendapat predikat paling mulia, ISTRI SHOLEHAH.
#maafkan istrimu ini bang… begitu banyak kurangnya,,, terima kasih sudah
setia dan sabar membimbingku agar kelak kita bias bergandengan tangan di
JannahNya, Allahumma AAAmiin…
#30DWC #JILID 6 #SQUAD
6 #DAY 4