Seperti biasa setiap ba’da taklim ada sesi bersalam-salaman,
agar bisa saling memaafkan karna kita tidak tahu dosa apa yang telah mungkin
tanpa kita sengaja menyakiti hati teman,
tapi, aku melihat temanku nampak gelisah ketika tiba sesi bermaaf-maafan ini, bahasa tubuhnya mengatakan seperti itu, kudatangi dia , kuajak ikut serta dalam antrian tapi dia balik mengajakku ke luar ruangan, dan akhirnya mengalirlah isi hati yang membuatnya gelisah sejak tadi.
tapi, aku melihat temanku nampak gelisah ketika tiba sesi bermaaf-maafan ini, bahasa tubuhnya mengatakan seperti itu, kudatangi dia , kuajak ikut serta dalam antrian tapi dia balik mengajakku ke luar ruangan, dan akhirnya mengalirlah isi hati yang membuatnya gelisah sejak tadi.
“Aku belum sanggup bertemu dengan si A, aku sudah maafkan
walau perbuatannya begitu menyakitkan…
“Jadi apa yang membuatmu enggan bersalaman? Padahal anti
sudah maafkan dia?” tanyaku
“Aku belum sanggup bertemu, belum sanggup melihatnya, karena
menatapnya adalah sama dengan membuka lembaran luka yang dia ukir…
Aku memaklumi, karena aku pun mungkin bisa bereaksi lebih
parah jika di sakiti seperti dia, tapi teman sampai kapan ? sedangkan
Rasulullah saw bersabda :
"Sambung hubungan dengan orang yang memutus mu berbuat baik lah kepada orang yang berbuat jelek ( buruk ) dan katakan yang haq walaupun itu atas dirimu sendiri " (Al Hadits As shahihah 4/542 )
Hadits selanjutnya..
“ Barang siapa yang ingin di lapangkan rezkinya dan di
panjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim” ( Muttafaqun ‘alaih
)
Kemudian dari Jubair bin Mut’im bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi
wa sallam telah bersabda :
“ Tidaklah masuk surga orang yang suka memutus, (memutus
tali silaturahim)” (Muttafaqun ‘alaihi)
Sulit memang , tapi tidakkah kita tergiur dengan janji-janji
Allah swt, yang di sabdakan oleh Rasulullah saw ?
Adakah yang lebih menarik dari pada janji-janjiNya?
Merangkulmu dengan sejuta doa, doa untukku dan untukmu, agar
kita terbebas dari beratnya menanggung luka yang membuat kita tak termasuk orang-orang yang masuk surga karna memutuskan
silaturahim, naudzubillahimindzalik….
Semoga Allah swt, melindungi kita selalu dari lisan yang
menyakiti, sikap yang melukai…
Untuk semua khilafku, semoga yang sempat membaca tulisan
yang hanya Allah swt, tempatku memohon ampun atas kekeliruan dari tulisan ini,
berkenan memaafkanku…
Terakhir… yuks… budayakan bersalaman jika bertemu saudara
seiman, karna Nabiullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
“ Sesungguhnya seorang mukmin apabila berjumpa dengan sesama
mukmin, lalu dia mengucapkan salam kepadanya, lalu meraih tangannya untuk bersalaman,
maka berguguranlah dosa-dosanya sebagaimana gugurnya daun dari pohon” (HR. Ath
Thabrani dalam Al Ausath ,
dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash
Shahihah 2/59 )
#DAY 7
30DWC#JILID6#SQUAD6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar