21 Mei, 2017

Cinta

Kenapa ada cinta ?
Kenapa ada bahagia?

Karna...
Cinta itu pelepas dahaga yg paling nikmat,
Teguklah..maka ada bahagia yang hadir...
Ketika tatap matanya berkata2 penuh cinta, adakah keluh kesah ingin terucap?
Aku hanya inginmu...
Dirimu yang Allah hadiahkan untukku, memenuhi harapanku..
Kebutuhanku...
Jawaban dari doa-doaku..

Usah ucap kata2 luka, agar tak ada tetes air mata dalam genggaman tangan kita, dalam langkah kita...
Karena,, ku tak ingin kehilangan senyum mu...

Cinta...
Bahagia itu Lillah...
Bahagia itu karna ada duka ada suka...
Bahagia itu karna ada rasa syukur

Tak harus di ragukan cintaku dan bahagiaku, Karna hadirmu dalam hidupku adalah rasa itu...

Kemudian anak-anak turut hadir, tertawa, menangis..

Oh sayang.. ini juga cinta, cinta kita yang terus tumbuh
Seperti kalimat yg tertera di dinding kamar kita...

My Love Grow more with the passing time..

#DAY 6
#30DWC
#JILID 6
#SQUAD 6


Gerimis dan Sejuta Harapan Di Wisuda mu nak...



Menjadi penonton di acara wisuda Hifzhul Qur’an tadi pagi bikin gerimis hati dan diderasnya di wajah, bahagia plus haru menyaksikan para orang tua peserta wisuda diberikan mahkota oleh putri mereka,  ya Allah pantaskanlah juga generasiku menjadi penghafal Qur’an yang tawadhdhu, tak henti2nya lisanku merapalkan doa penuh harap, cadar sdh basah oleh macam2 jenis air, ehem…

Sang ponakan, Rifkah Adila Azizah Binti Dzulkifli Manshur Salbu, salah satu peserta yang menambah deras air mata, berhasil mendapat gelar hafizhah, impianku yang tak tercapai sampai kini semoga kan tercapai suatu hari nanti Allahumma Aaamiin…

Ahlul Qur’an… kata2 yang siapapun menginginkan, seperti kanak2 memandang permen, apalagi kalo baca hadits Rasulullah saw, tambah ngences deh sangking pengennya,,,

“ Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia, sahabat bertanya, Siapakah mereka ya Rasulullah ? , Lalu Rasulullah menjawab, Ahlul Qur’an, merekalah keluarga Allah dan Hamba-Hamba pilihanNya “ . (HR. Ahmad)

So, pantaskanlah diri kita menjadi keluarga Allah swt, menjadi hamba-hamba pilihanNya, dengan apa?
Intens membaca Al-Qur’an dan mentadabburinya, ayooo kita rebut predikat nan mulia itu, apalagi di jelang bulan Ramadhan ini,

Rebutlah gelar Ahli Qur’an, karna tidak semua penghafal al-qur’an di sebut ahli Qur’an, ulama sepakat bahwa kriteria adalah salah satu di antar kedua ciri berikut :

1.       Mempelajari Al-Qur’an, membacanya, mengamalkannya dan mengajarkannya
2.       Mempelajari Al-Qur’an, membacanya, menghafalkannya, mengamalkannya, dan mengajarkannya

Sebab ada penghafal al-Qur’an tapi tingkahnya aneh2 tidak menunjukkan akhlak yang baik sebagai penghafal Al-Qur’an, sebagai orang yang menghafal dan mengamalkan isi Al-Qur’an, Naudzubillahimindzalik,

Rasulullah bersabda, “ Orang yang paling aku cintai dan paling dekat kepadaku diantara kalian di akhirat kelak adalah orang yang paling baik akhlaknya, orang yang paling ku benci dan paling jauh dariku di akhirat adalah orang yang paling buruk akhlaknya, yaitu orang yang banyak bicara, suka bercakap dan suka melecehkan orang lain “. (HR. Ahmad)

Maka sangat penting membaca Al-Qur’an dan mentadabburi sehingga memiliki akhlak seperti yang di dalam Al-Qur’an.


Doakan saya yaaa….
#ForMySelf
#Day5
#30DWC#JILID 6#SQUAD 6