09 Juni, 2017

Ukhuwah Fillah Part 2

Ternyata yang akan di lakukan Uqbah Bin Abi Mu'ith adalah mencekik leher Rasulullah saw, dia langsung arahkan tangannya ke leher Rasulullah saw, yang sedang shalat hingga Nabi susah bernafas karena kuatnya cekikan dari uqbah yang bertubuh kekar, Rasulullah tersungkur seketika , tidak berdaya tidak kuasa menahan kuatnya cekikan Uqbah.

Nabi Saw, tidak sempat mengelak karna tidak menduga ada orang yang tega melakukan perbuatan sejahat itu kepadanya ketika sedang shalat.

mengapa 'Uqbah sampai  berbuat seperti, padahal 'uqbah adalah sosok yang sempat bersyahadat kepada Rasulullah ketika 'Uqbah ingin melayani Rasulullah tapi Rasulullah menolak karna 'Uqbah bukan lah seorang Muslim, maka seketika itu 'Uqbah bersyahadat,.

Nah, disinilah letak permasalahannya, abu Jahal sang sahabat 'Uqbah begitu mengetahui hal ini mengkecamnya dan langsung berkata kepada 'Uqbah,
"Sungguh haram wajahku bertemu wajahmu dan haram ucapanku bertemu dengan ucapanmu sampai engkau berani meludahi wajah Rasulullah".

'Uqbah langsung melakukan apa yang katakan Abu Jahal karna takutnya pada Abu Jahal, Hingga turun Qs. Al-Furqon : 27-29

"Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang dzhalim menggigit dua tangannya , seraya berkata, Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersam-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku dulu tidak menjadikan Fulan itu sebagai teman akrab (ku) . Sungguh dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur'an saat Al-Qur'an itu telah datang kepadaku. Dan adalah syetan itu tidak mau menolong manusia ".

Apalagi 'Uqbah bukan hanya sekali melakukan teror kejahatan terhadap Rasulullah saw, suatu ketika Rasulullah saw, lagi-lagi sedang shalat, sementara Abu Jahal dan rekan-rekannya sedang duduk. Salah satu diantara mereka berkata , "siapa diantara kalian yang akan membawa kotoran unta Bani fulan, lalu menumpahkan ke punggung Muhammad saat dia sedang sujud ?"

'Uqbah bin Abi Mu'ith , sosok angker diantara mereka bangkit dari duduknya saaat mendengar itu. Dia membawa kotoran unta sambil memerhatikan gerak gerik Rasulullah saw. Ketika Nabi SAW, dalam posisi sujud, dia menumpahkan kotoran teersebut di atas punggung beliau, diantara dua bahunya. Kotoran itu cukup banyak sehingga Rasulullah SAW, tidak bisa bangkit dari sujudnya.

Mereka lalu tertawa  dan mencolek satu sama lain sambil memiringkan tubuhnya, sedang Rasulullah SAW, masih dalam posisi sujud.

Kemudian Fathimah sang putri tercinta yang mendengar berita itu, datang menemui ayahnya, seketika dia menangis melihat ayahnya penuh dengan kotoran unta, Fathimah lantas membersihkan kotoran unta tersebut hingga Nabi SAW, bisa bangkit dari sujudnya.

Sang Ayahanda mengetahui anaknya menangis, berkata dengan lembut.
"Jangan menangis, wahai putriku. Sungguh Allah akam menolong Ayahandamu ".

Rasulullah Saw, lalu berdoa , " Ya Allah, hukumlah orang-orang Quraisy ini ".  
Akhirnya dalam perang Badar 'Uqbah menemui ajalnya.

Begitulah akhir nasib kita jika salah dalam memilih teman, begitulah penyesalan kita jika salah dalam bergaul, jika kita berteman bukan karenaNya, padahal ibaratnya kaki kita sebelah sudah ada di syurga tapi karena berteman dengan si Fulan maka sebelah kaki kita ada di neraka, dan yang di khawatirkan jika akhirnya dua-duanya kaki kita berada di neraka Naudzubillahimindzalik.

#day24
#30DWC#Jilid6
#Squad 6